Alquran adalah
pedoman hidup bagi ummat Islam, sehingga menjadi wajib buat ummat mempelajari
Alquran. Mempelajari Alquran tidaklah
semuda apa yang dibayangkan sehingga tidak sedikit ummat mengalami kesulitan
dalam mempelajari Alquran, baik cara membacanya, memahami dan mengajarkan kepada orang lain.
Muhammadiyah
sebagai organisasi dakwah menyadari kesulitan dan sangat prihatin terhadap
kondisi ummat Islam yang belum mampu membaca Alquran. Untuk itu Pimpinan pusat
Muhammadiyah akan melakukan TOT Tafhim Alquran yang diharapkan mampu mencetak
tenaga-tenaga yang mampu melatih guru-guru mengaji. TOT Tafhim Alquran ini akan
mengajarkan cara mudah dalam mengajarkan Alquran yang pematerinya langsung dari
pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Acara TOT
Tafhim Alquran diselenggarakan atas kerja
sama antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah
Muhammadiya dan Unismuh Makassar ditunjuk sebagai Tempat Pelaksanaan
Acara. Waktu pelaksanaan Acara TOT
Tafhim Alquran berlangsung selama 3 hari yaitu mulai tanggal 29 sampai 31 Maret
2013.
Peserta yang
akan hadir adalah pengurus Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah
se-Indonesia minus Sumatera. Setiap Majelis akan mengirimkan peserta sebanyak 2
orang, kecuali Peserta dari Majelis Tabligh PWM sulsel diberi kesempatan
mengutus peserta sesuai dengan kebutuhan. Jumlah Peserta diperkirakan 98 orang.
Pada acara
pembukaan TOT Tafhim ALquran dirangkaikan dengan Lounching 10.000 dai muda
sebagai program unggulan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi
Selatan. Lounching dijadwalkan akan dilakukan oleh Ketua Majelis Pimpinan Pusat
Muhammadiyah. Program Lounching ini
dimaksudkan untuk mengantisipasi
kelangkaan dai di daerah-daerah.
Pimpinan Wilayah muhammadiyah akan memberikan instruksi kepada Perguruan
tinggi dan Sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Sulawesi selatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar