Salam

SELAMAT DATANG DI BLOG MAJELIS TABLIGH PWM SULSEL

Jumat, 28 Desember 2012

Diskusi Serial, Dialog Tarjih dan TOT Muballigh

Makassar, 29 Desember 2012, bertempat di PUSDAM Muhammadiyah sulsel, Majelis Tabligh kembali menggelar acara rutin yaitu diskusi serial menyangkut tentang teroris, sekaligus dialog tarjih dan TOT muballigh se-sulsel.

Rabu, 31 Oktober 2012

PWM Sulsel Siap Jadi Tuan Rumah Mukhtamar 2015

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, dalam Rapat pimpinan Muhammadiyah, hari Rabu tanggal 31 Oktober 2012, bertempat di PUSDAM telah mengambil keputusan penting, yaitu siap Melamar dan ditempati Mukhtamar Muhammadiyah 2015.  Sikap ini diambil oleh PWM sulsel menyusul pengunduran diri dua Pimpinan Wilayah  Muhammadiyah, yaitu PWM Kaltim dan PWM sumatera Barat.
Muhammadiyah sulsel akan segera mempesiapkan diri dengan menyiapkan berbagai fasilitas yang terkait dengan kepentingan mukhtamar terutama tempat pembukaan mukhtamar, tempat persidangan, penginapan peserta serta asrama para penggembira.

Sabtu, 20 Oktober 2012

Kursus Pranika

Peserta dan pemateri  kursus




 Peserta Kursu Pranika

 Pembukaan Kursus Pranika oleh Kanwil Kementerian Agama


Majelis Tabligh PWM sulsel, kembali menggelar acara, kali ini acara yang agak nyentrik kursus pranika.  Acara ini ditujukan kepada anak-anak muda yang kelak diharapkan dapat melaksanakan pernikahan sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad Saw. Sejumlah materi yang disajikan sangat menarik peserta, diantaranya piqih munakahat, Undang-undang KDRT dan Perlindungan anak, merawat cinta kasih, sikologi keluarga dan manajemen komlik keluarga.

Sabtu, 06 Oktober 2012

Silatrurami Dengan PP Muhammadiyah

 PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin 

Silaturrahmi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin bersama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Susel, dan Peserta Kuliah Tul Muballigin.  Dalam acara silaturrahmi ini PP Muhammadiyah menyampaikan pengajian tentang organisasi, bahwa organisasi yang baik adalah organisasi yang dapat bergerak dan didukung oleh sistem yang kuat. Ketika ditanya kenapa Muhammadiyah dapat bertahan sampai satu Abad beliau menyampaikan salah satu sebabnya karena Muhammadiyah memiliki kader yang siap menyambung estafet kepemimpinan di Muhammadiyah.  Beliau menyampaikan bahwa Muhammadiyah akan melakukan Milad ke-100 sesuai penanggalan Miladia, rencananya Milad ini akan dilakukan secara besar-besaran di Jakarta dan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

Jumat, 05 Oktober 2012

Pengajian Rutin Malam Kamis




 KH. Sanusi Baco, LC memberikan pengajian tafsir

 Peserta Pengajian Tafsir

Peserta Pengajian Tafsir
Pengajian Tafsir Al-quran Rutin setiap malam kamis di Masjid Pusat Dakwah Muhammadiyah pimpinan wilayah Muhammadiyah sulsel.  Pengajian Tafsir kali ini di bawakan oleh KH. Sanusi Baco, LC.  Hadir dalam pengajian adalah pimpinan Wilayah Muhammadiyah sulsel dan Muballigh.  Pengajian ini akan dilanjutkan setiap malam kamis.

Senin, 16 Juli 2012

Kursus Pra Nikah

Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel bekerja sama dengan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan akan mengadakan kursus pra nikah, yang akan direncanakan selama 3 hari, yaitu hari Ahad- Selasa, tanggal 06 - 08 Syawal 1433 H, bertepatan dengan tanggal 24 - 25 Agusutus 2012, bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah, jln Perintis Kemerdekaan. 
Tema dari Kusurs ini adalah : "Membina Keluarga Sakinah".  Peserta yang akan ikut pada kurusus ini  diperkirakan sebanyak 50 0rang dengan rincian sebagai berikut :
  1. Utusan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulsel sebanyak 5 orang
  2. Utusan Pimpinan Wilayah Nasyia'tul Aisyiyah sebanyak 5 orang.
  3. Utusan DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) suslel sebanyak 5 orang Putri + 5 putra
  4. Utusan Pimpinan Wilayah IPM sulsel sebanyak 5 orang Putri + 5 orang putri
  5. Utusan HW Kwartil sulsel sebanyak 5 orang putri + 5 orang putri + 5 orang putri
Peserta yang lulus kursus pra nikah akan diberikan sertifikat, dan dinyatakan layak menikah.
Materi kursus ada dua bagian yaitu materi dasar dan materi inti :
Materi inti :
  1. Pelaksanaan Fungsi-fungsi Keluarga oleh PWM sulsel
  2. Merawat cinti Kasih dalam keluarga oleh PWA sulsel
  3. Manajemen Komflik dalam keluarga oleh Ahli dari Unismuh Makassar
  4. Psikologi Perkawinan dan Keluarga oleh Ahli dari Unismuh Makassar
Materi Dasar :
  1. Kebijakan Kementerian Agama Tentang Pembinaan Keluarga Sakinah
  2. Kebijkana Dikjen Bimas Islam Tentang Pelaksanaan Kursus Pra Nikah
  3. Peraturan Perundang-undangan  Tentang Perkawinan dan Pembinaan Keluarga
  4. Hukum Munakahat
  5. Prosedur Pernikahan
 Semua Pemateri Dasar dari Depag.
Kelompok Penunjang :
  1. Pendekatan Androgogi
  2. Penyusunan SAP dan Microteaching
  3. Pre Tes dan Post Tes
  4. Penugasan/Rencana Aksi.
 Metode Kursus Pranikah dilakukan dalam metode ceramah, diskusi, tanyajawab dan penugasan.

Senin, 09 Juli 2012

Maklumat Puasa 1433 H

 Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Semoga kita dalam kondisi sehat wal afiat dalam menjalankan segala aktivitas kita! amiin
Disampaikan kepada seluruh Ummat Islam dan Lebih Khusus Kepada Warga Muhammadiyah bahwa berdasarkan Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengenai penetapan 1 Ramadhan 1433 H , telah ditetapkan bahwa 1 Ramadhan jatuh pada hari Jum'at bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2012 M, untuk itu diharapkan segera mempersiapkan diri menyambut dan melaksanakan puasa sesuai dengan edaran pimpinan Pusat.
Atas Nama Majelis Tablig PWM sulsel, mengucapkan selamat memasuki bulan Ramadhan dan semoga kita diberi keimanan, keamanan, keselamatan, petunjuk dalam melaksanakan puasa, tingkatkan amal dan dakwah.
Maklumat dapat di baca disini 
Wassalamu  alaikum wr. wb.

Pimpinan Majelis Tabligh PWM sulsel.


Dahlan Lama Bawa, S.Ag, M.Ag

Minggu, 08 Juli 2012

Lounching Buku Perdana Majelis Tabligh PWM Sulsel

Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Menerbitkan buku perdana dengan judul " Materi Ramadhan, Menyingkap Hikmah Meraih Berkah".  Buku ini diterbitkan oleh Majleis Tabligh sebagai salah satu bahan dakwah untuk seluruh Muballigh se-sulsel. Buku ini dilounching bersamaan dengan kegiatan Refresing Da'i  PWM  seluruh Sulsel. Untuk itu kepada seluruh Muballigh Muhammadiyah yang ingin mendapatkan bukunya dapat memesan langsung kepada Pimpinan Majelis Tabligh PWM sulsel, dengan Kontak Person :
  1. Dahlan Lama Bawa, S, Ag,M.Ag, HP : 085242803933
  2. Ir. Nurdin MS, MM , HP : 085343903630
  3. Drs. Sofyan Tahir  HP : 081342423735
  4. Drs, Andi. Aras, M.Ag HP :081354623751

Katalog :
Judul Buku       : Materi Dakwah Ramadhan, Menyingkap Hikmah  Meraih Berkah
Peneulis           : Dahlan Lama Bawa, S.Ag, M.Ag
                         Ilham Hamid, S.Ag, M.Pdi
                         Dr. Arifuddin,M.Ag,
                         Drs. Muh. Sofyan Tahir
                         Drs. Andi Aras, M.Ag
                         Drs. Sunusi M, M.Pdi
                         Imam Marsudi Achmad
Tebal Buku      : 216 Halaman
Penerbit           : PW.Muhammadiyah Sulsel, P3i Pers Makassar
ISBN              : 978-602-18485-2-4
Harga              : Rp. 50.000, Pesang 5 buku Gratis 1 buku

 

Refresing Da'i Jelang Ramadhan 1433 H

 Peserta, KH  Dg Siga

 Moderator , Ir. Nurdin MS, MM

Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Ki Agen Wibisono, PWM : Prof. Dr. Gagarin Pagalung

 Ketua PWM : Drs. KH. Alwiuddin, M.Ag

Peserta : Drs. H. Sahaka Baso, KH. Jayatun

Peserta : Drs. KH. Mukhtar Waka (HW)

Pemateri : Prof. Dr. Ali Parman , M.Ag,
Sambutan yang Mewakili Bapak Gubernur Sulsel, Pamteri:  KH. Jamaluddin Amin, Meloungchin Buku :KH. Dahlan Yusuf, Direktur Pondok Pesantren Darul Muhammadiyah Gombara : Drs. KH. Baharuddin P

Sabtu, 07 Juli 2012

PEMBUKAAN REFRESING MUBALLIGH JELANG RAMADHAN 1433 H DAN WORKSHOP MASJID MUHAMMADIYAH


 Sambutan gubernur sulsel
Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Tanggal 7-07-2012, bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah melakukan pembukaan Refresing Muballigh  Jelang Ramadhan 1433 H dan Workshop Masjid Muhammadiyah. Hadir dalam acara ini Gubernur Sulsel diwakili Kepala Pembinaan Mental dan Fisik membuka acara, sekaligus memberikan sambutan, dalam sambutannya beliau membacakan sambutan bapak gubernur sulsel, beliau  mengharapkan muballigh membekali diri untuk membantu pelakasanaan pembangunan di Sulawesi Selatan.  Hadir memberi sambutan disamping wakil dari gubernur, adalah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Drs. KH. Muh. Dahlan Yususf, beliau banyak menyampaikan bagaimana profil Muballigh Muhammadiyah, beliau juga diberi tugas melounching buku materi ceramah Ramadhan 1433 dengan judul “ Menyingkap Hikmah Meraih Berkah”.  Buku ini disusun oleh Majelis Tabligh Muhammadiyah sulsel sebagai Upaya menyebarkan dakwah melalui buku dan membantu para muballigh dalam berdakwah di bulan Ramadhan.
Acara refresing dakwah ini dirangkaikan  workshop pengelolaan masjid Muhammadiyah.  Peserta yang hadir adalah majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-sulsel, jumlah peserta berjumlah 100  orang.  
Hadir sebagai penceramah adalah KH. Jamaluddin Amin membawakan materi Manhaj dakwah Muhammadiyah, Drs, Anwar Rahman, M.Hi membawakan materi Metode Hisab dan Ru’ya dalam penetapan bulan dalam Islam, Prof. Dr. Ki Agen Fatta Wibisono, M.Ag, membawakan materi “ Diskusi Serial ke 5 dengan Tema “ Manhaj Dakwah Abad ke 2  Muhammadiyah, berhikmad pada syariah”.
Acara  ini akan berlangsung dua hari mulai hari  Sabtu – Ahad , tanggal  7 – 8 Juli 2012.  

Jumat, 06 Juli 2012

REFRESING DA'I JELANG RAMANDHAN 1433 DAN WORKSHOP PENGELOLAAN MASJID MUHAMMADIYAH

Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah  Susel, kembali menggelar kegiatan menyambut bulan Ramadhan 1433 H,  dengan tema " Manhaj dakwah dan optimalisasi Fungsi Masjid Muhammadiyah", pada kegiatan ini ada dua agenda pokok yaitu Refresin da'i Jelang Ramadhan 1433 H dan Workshop Pengelolaan Masjid Muhammadiyah".  Acara ini akan berlangsung selama 2 hari yaitu mulai hari sabtu - ahad, tanggal 7 - 8 Juli 2012  bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jln Perintis KM 11.  Acara ini akan dibuka oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Fattah Wibisono.  
Peserta yang akan hadir adalah Utusan Majelis Tabligh PDM se-sulsel masing-masing 4 orang, terdiri atas unsur Pimpinan Majelis Tabligh dan Pengurus Masjid/Mushallah Muhammadiyah 2 orang sehingga secara keseluruhan ada 92 orang, Alumni Kulliyaun Muballighin angkatan 1 dan 2 berjumlah 60 orang dan Alumni Pelatihan Muballigh Dakwah Khsusus PWM sebanyak 20 0rang, Utusan Masjid dan Mushallah sekota Makassar  28 orang.
Acara akan dibuka insya Allah jam 08.30 , untuk diharapkan semua peserta hadir sebelum acara di Mulai.

Sabtu, 14 April 2012

Pertemuan ke-2 Kulliyatul Muballighin

Kullliyatun Muballighin pertemuan ke-2, sabtu-ahad tanggal 14 - 15 April  2012 di Pusdam . Pertemuan ke2 ini adalah lanjutan pertemuan sebelumnya yang direncanakan sebanyak empat kali pertemuan atau selama sebulan. Pada pertemuan ini ada empat materi yaitu Ulumul Hadits oleh Drs. H. Syakir Jamaluddin M.Ag (PP), Ulumul Quran oleh KH. Jamaluddin Amin, Metode Tafsir Al-quran oleh  Prof. Dr. Ambo Asse, M.Ag, Metode qiraatul Quran oleh Prof. Dr. Arifuddin Ahmad, M.Ag. Acara ini akan dilanjutkan insya Allah pada pertemuan yang akan datang dengan materi -materi lain.

Sabtu, 07 April 2012

Pembukaan Kulliyatul Muballighin Majelis Tabligh PWM sulsel


Pembukaan kulliyatul muballighin 7 April  2012 di Pusdam PWM,  dimulai dengan pembacaan Alquran oleh Immawan Koko Anugrah, dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Majelis Tablgih PWM sulsel, menurut ketua panitia kulliyatun Muballighin akan dilakukan lima angkatan, yang di mulai bulan april ini selama sebulan. Setiap angkatan diikuti oleh 50 orang muballigh dari kota dan kabupaten se-sulsel. Acara dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah sulsel Koordinator Majelis Tabligh. Menurut Prof. Dr. Arifuddin, Kulilyatul Muballighin Dimulai 1929 oleh Buya Hamka di Padang Panjang, yaitu Tabligh School, kemudian dihidupkan pada tahun 1995 dilanjutkan di Yogyakarta, kemudian Tahun 2012 di Kota Makassar dihidupkan kembali oleh Majelis Tablgih PWM sulsel. Dalam era sekarang ini kita berada dalam zona Jahiliyah, terutama sistim demokrasi, dimana kebenaran tidak tentukan oleh nilai tetapi ditentukan oleh berapa banyak yang mendukungnya. Hadir sebagai pemateri pertama adalah Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Ki Agen AF Wibisono. Membawakan materi dakwah dan Muhammadiyah di Era Multikultural. Hadiri juga selaku Pimpinan Wilyah Muhammadiyah adalah Drs. KH. Alwi Uddin, M.Ag, Ir. H.Syaifullah Saleh, Msi (calon Walikota Makassar periode 2013-2018), drs. Mawardi Pewangi selaku sekretaris PWM. sulsel.

Sabtu, 17 Maret 2012

Diskusi Serial ke 2

Disampaikan kepada semua peserta diskusi serial ke2 bahwa pelaksanaan pada tanggal 25 Maret 2012 bertempat di Hall Kedokteran.  Acara ini di rangkaikan dengan workshop peta dakwah.Sedangkan pelatihan Muballigh berbasis IT akan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2012 bertempat di Plaza Telkom jalan Pettarani.Kuliyatun Muballighin angkatan I akan di laksanakan pada tanggal 7-8 April 2012 di Pusdam.

Rabu, 29 Februari 2012

Diskusi Mewaspadai Berhala Modernisme Dalam Pendakalan Aqidah



Diskusi  Majelis Tabligh PWM  Sulsel, tanggal 29/02/2012 di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah  bersama Komisioner KOMNAS HAM DR. Syahruddin   Daming, SH, MH, dengan tema " Mewaspadai Berhala Modernisme , yang dimaksud adalah idiologi  yang dibangun barat yang bersifat propokatif  agar ummat sedunia mengikuti paham mereka antara lain, demokrasi, HAM dan Jender. Bagi Barat mereka sangat menganggungkan rasionalisme dan emperisme , mereka mempengaruhi manusia untuk mengikuti doktrin mereka  untuk tunduk pada ilmu yang jauh dari nilai-nilai Ketuhanan, wahyu bagi mereka adalah dongeng belaka. Tradisi barat telah menjelma menjadi dalam gaya hidup bangsa Indoensia , terkait makanan, cepat saji, pakaian/mode, sajian infotaiment dan lagu-lagu barat dimedia elektronik , lebih eronis lagi ulama dan umara melakukan pembiaran pemikiran sekuler dan Liberal,. HAM itu absolut dan universal , agamapun tunduk pada HAM. Diskusi ini dihadiri oleh Pimpinan Wilyah Muhammadiyah sulsel, 100-san Muballigh dan unsur angkatan Mudah Muhammadiyah . Diskusi berlangsung setelah shalat magrib, dilanjutkan setelah isya singkat tapi sangat mengesankan.  "Dalam  Diskusi ini beliau menyampaikan bahanya modernisasi yang diusung oleh barat,  terutama kepada kaum muda yang tidak memiliki pemahaman aqidah sehingga banyak terjebab oleh paham modernism yang mengarah kepada Atheime. Dalam hal ini barat telah membangun idiologi yang telah menciptakan berhala modernism, oleh karena itu peradaban barat perlu  dilakukan pencegahan secara preventif,  Banyak pemikir-pemikir barat yang sangat anti dengan dogma agama, merupakan kelanjutan dari filsafat pendahulunya mereka banyak menyangkal nilai relegius’ misalnya ungkapan yang mengatakan bahwa “ Aku berpikir maka aku ada”.  Pendewaan  terhadap pemikiran merupakan fakta yang menyerbu kepada semua kalangan  dan hal ini tidak disadari oleh para cendekiawaan.  Barat dalam hal ini ingin menguasai semua bidang, ia ingin mewarnai  yang disebut dengan hegemoni yang dibalut dalam globalisas. Dikalangan perguruan tinggi yang berlabelkan Islampun, banyak acara yang menunjukkan  sudah mengadopsi cara berpikir barat misalnya disuatu perguruan tinggi Islam ada suatu acara  penyambutan dengan Ungkapan “ selamat dating diarea bebas Tuhan, atau ada yang menulis suatu artikel “ Tuhan Izinkan aku jadi Pelacur.  Oleh karena itu selaku kader dalam persyarikatan harus bahu membahu dalam menegakkan dan menjujung tinggi Agama Islam untuk membentengi, diri, keluarga dan ummat dari pengaruh barat yang semakin merasuk ke dalam jiwa bangsa Indonesia terutama terhadap ummat Islam.

Lounching Diskusi Serial Majelis Tabligh Sulsel


Lounching Diskusi Serial
Acara diskusi serial adalah program Majelis Tablig Pimpinan Wilayah Muhammadiyah,  yang akan berlangsun g selama setahun dan diadakan setiap bulan.  Diskusi serial pertama dilaksanakan di Unismuh Makassar bertempat di Hall kedokteran.  Acara ini  dibuka oleh pimpinan  wilayah Muhammadiyah, Drs M. Alwi uddin, M.Ag.  Hadir sebagai pembicara adalah KH. Jamaluddin Amin,  Prof. Dr. Arifuddin, M.Ag.  (digantikan oleh Drs. M. Alwi Uddin, M.Ag). Peserta yang hadir adalah Muballig Kota Makassar, Gowa dan Takalar. Jumlah Peserta kali ini adalah 120 orang.
Menurut Panitia,  Disamping diskusi  serial juga akan dilaksanakan kuliah Muballigin yang akan dilaksanakan perangkatan , diamana setiap angkatan akan diisi oleh 50 orang, untuk itu pada kesempatan itu juga diedarkan formulir yang siap mengikuti kuliah Muballigin.
Menurut Ust. Alwi uddin, bahwa tantangan Muhammadiyah semakin banyak, terutama hal-hal yang merusak aqidah, untuk itu Muhammadiyah semakin harus banyak bekerja. Menurut Beliau  Tujuan Muhammadiyah  sangat ideal yaitu menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam  sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Indonesia  ini adalah agama yang mayoritas Muslim , tetapi sesungguhnya Negara kita adalah Negara musyarik, karena semua  agama diakui, bahkan agama syetanpun sekiranya ada agama tetap diakui sementara Malaysia memiliki  juga banyak agama tetapi yang diakui hanyala Agama Islam.  Muhammadiyah sulsel, diharapkan dapat menjadi barometer pengembangan Muhammadiyah dikawasan Indonesia, sehingga banyak kegiatan Muhammadiyah tingkat pusat .  Muballigh Muhammadiyah harus semakin meningkatkan kualitas diri melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah.  
KH. Jamaluddin Amin
Beliau  mengiritik ketika di panggil Al-mukarramah, beliau mengatakan bahwa semua manusia adalah almukaramah, jadi tidak usa dipanggil seseorang.  Musuh Islam tidak akan pernah kalah karena tantangan, karena Islam lahir karena dengan tantangan yang dimulai dari Abu Lahab, gagalnya dakwah karena Muballigh apalagi kalau muballighnya berhenti .  Sepanjang masa selalu ada muballigh. 
            Ada kesepakatan di Muhammadiyah , berdakwah itu mencontoh Rasul Allah Saw :
Rasul menyampaikan dakwah dengan Al-qur’an .  Kita di Indonesia ini kita yakin belum tentu semuanya beriman kepada Al-quran.  Rasul menyampaikan al-quran setelah al-quran setelah dipahami malah setelah di laksanakan.  Rasul Memahami Al-quran  dari Allah lewat Jibril.   Rasul ketika bersalah di tegur oleh Allah, muballig sekarang  ditegur oleh siapa?.
            Rasululah diperintahkan oleh Allah menjadikan dakwah sebagi khittah perjuangannya, inilah kebenaran Muhammadiyah.  Berdakwah dijalan Allah yaitu berdakwah di atas bukti-bukti , dakwah korterianya adalah illah, di atas ilmu, Al-quran itulah hujjah yang nyata, tidak dengan sandiwara, tidak juga dengan guyong hasilnya guyon-guyonan. Semua pengikut Nabi Harus berdakwah, setiap muballigh harus berjiwa subhanalah, tidak tergolong orang musyarik. Makanpun berbeda .  Orang mukmin hanya menyampaikan yang baik, yang jelek disembunyikan. Kebiasaan orang musyarik jangan dilaksanakan. Hujjah Allah itu bermacam-macam, dan cukup. 
Dan Sesungguhnya kami Telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Quran Ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari (Nya). (17 :89)
Nabi dalam berdakwah beragam
Hai nabi, Sesungguhnya kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa kabar gemgira dan pemberi peringatan (33 :45)
Selalu dibutuhkan da’I yang berbagai macam, manhaj yang bermacam-bermacam untuk menghadapi masyarakat yang beraneka ragam, namun hujjahnya tetap Al-quran dan tetap mencontoh Rasul Saw.  Untuk itu kita memerlukan berbagai metode dakwah.
Dunia jadi saksi bahwa Muhammadiyah berhasil membangun Ummat Islam Di Indonesia yang beriman-ikhlas, beribadah-syari’ah, berilmu duniawi dan sehat jasmani. 
Menafsirkan Al-quran dengan perbuatan, dan ini yang laksanakan oleh KH. Ahmad Dahlan.  Muhammadiyah harus menggembirakan shalat subuh.  Dulu Muhammadiyah menginstruksikan agar semua anggota Muhammadiyah berjamaah shalat subuh. Nabi katakana shalat yang berat bagi orang munafik ada tiga yaitu shalat Ashar, shalat Isya dan Shalat subuh. Digembirakan agar cepat-cepat ke shalat jum’at.
Pertayaan :
  1. Yusnar :
Ky, diharapkan memberikan bimbingan yang jelas, Muhmmadiyah jangan abu-abu. Pernyataan orang-orang Muhammadiyah harus jelas.
Dalam persoalan aqidah hanya memakai dalil mutawatir, bagaimana dengan hadits ahad!. Paham muhammadiyah hanya dua yaitu qodifikasi dan Tajdid. Bagaimana dengan Maulid? Bagaimana pandangan
  1. Pak Kahar
Al-quran bukan hanya bukti tetapi juga petunjuk, ummat Islam sangat terpuruk dibandingkan dengan orang barat, Al-quran ditafsirkan ini menyebabkan kesalahan. Pikiran ummat Islam.
  1. Sarjana Non Agama yang membawakan kajian agama? Bagaimana standar pakaian perempuan?
  2. Kh. Dahlan Yusuf
Setuju Muballig Muhammadiyah memakai kopiah, benteng bagi kita, dai profesioanl, berdakwah kewajiban bukan pekerjaan. Bagaimana mengembalikan orang Islam kepada Ajaran Islam?
Jawaba Pak KH. Jamaluddin Amin
  1. Kepribadian Muhammadiyah bekerja sama dengan semua golongan dalam melakukan dakwah, kecuali Syi’ah dalam rangka membangun bangsa Indonesia. Menggunakan hadits mutawatir, ini sudah lama dipermasalahkan!
  2. Maulid tidak dirayakan tetapi diperingati, diulang sejarahnya, dalam al-quran banyak Peringatan Maulid Nabi
  3. Kekeliruan bagi ummat Islam karena barat dianggap yang terbaik, padahal barat maju karena meniggalkan agamanya tetapi agama Kristen. Pendekatan Dakwah zikir akbar lebih baik dari pada tidak berzikir.
  4. Menafsirkan bukan menerangkan dari dirinya, tetapi yang berhak menerangkan hanyalah Allah, menafsirkan Al-quran melihat ayat lain.
  5. Dalam persoalan ilmu melihat ke atas, dalam persoalan harta melihat ke bawah.
Jangan terpengaruh dengan istri,
MANHAJ DAKWAH ABAD KE-12 MUHAMMADIYAH
KH. Muh. Alwi Uddin
Muhammadiyah bukan organisasi yang makhsum, untuk itu dalam menjalankan organisasi kita harus saling mengeritik” di Kalangan PWM termasuk ketua materiallis, sering dapat upeti, sehingga sulit menyelesaikan persoalan”.
Mengembalikan Muhammadiyah seperti zaman dahulu, seperti pembagian zakat fitri, khitaman massal, bencana , sekarang ini Muhammadiyah jarang terlihat di tempat-tempat musibah, begitu banyak lahan yang sekarang diambil oleh orang lain, Anggaran habis untuk pertemuan, sangat kurang untuk aplikasi di masyarakat!.  Masyarakat di sekularisasi, contoh jika FPBI yang melakukan pengrusakan diekspos besar-besaran, tetapi jika massa atau kelompok lain yang merusak tidak di gubris tetapi yang berlebel Islam digeneralisir, ada upaya sistimatika untuk menyedutkan Islam.Tahun kristiani menjadi ramai sementara tahun baru Islam tidak disambut.  Sehingga pergantian tahun masehi menjadi mayoritas. Karena standar kita bergeser tidak lagi menjadikan Islam sebagai sumber.  Banyak contoh misalnya dalam memberi  salam, ditambah salam sejahtera.

MANHAJ DAKWAH ABAD KE-2 MUHAMMADIYAH
Keynote Speaker  oleh: KH.Muh.Alwi Uddin
(Ketua PW.Muhammadiyah Sulsel)
Iftitah........
Jalan Dakwah (Manhaj Dakwah) Persyarikatan Muhammadiyah sudah dilalui dengan pendekatan iman dan amal shaleh, serta pendekatan sosial, ekonomi dan pendidikan. Sungguh sebuah jalan dakwah yang tidak mudah dilalui, namun al-hamdulillah dengan segenap komponan dan energi yang dimiliki,  Dakwah Muhammadiyah bertahan satu abad.
Kini, memasuki abad ke-2 Muhammadiyah, watak obyek dakwah (masyarakat Islam) sudah mulai berubah seiring perubahan dan kemajuan peradaban umat  manusia itu sendiri, menyusul perubahan pola pikir dan pola sikap dalam setiap dimensi kehidupan, baik ideologi, politik, sosial, ekonomi, seni budaya, Iptek, jender, HAM hingga dimensi pertahanan & keamanan.  
                   Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah amar makruf nahy mungkar  tentu tidak merintis jalan dakwah baru, namun dituntut untuk melakukan inovasi dan variasi yang mampu mengelaborasi / mentadabburi  dimensi serta sisi-sisi kehidupan umat agar dakwah Muhammadiyah tetap eksis dan up todate. 
                   Sehubungan dengan hal tersebut, maka diperlukan pembinaan berkelanjutan bagi para Muballigh Muhammadiyah baik secara idiologis mapun metodolgis dalam bentuk Pengajian Bulanan / Diskusi Serial.  
Menyadari betapa monumentalnya perjalanan sejarah satu abad Muhammadiyah, maka pada abad ke-2 Muhammadiyah ini, diperlukan semacam rumusan yang monumental pula misalnya rumusan tentang Manhaj Dakwah Muhammadiyah yang merupakan rangkuman dari ide dan gagasan yang tercurah dalam  Diskusi Serial ini  yakni setiap bulan selama tahun 2012.
Tema Diskusi Serial: “Manhaj Dakwah Muhammadiyah; Berkhidmad Pada Syari’at’, adalah sesuatu yang sangat relevan dengan watak Muhammadiyah, yakni tajdid dalam pemikiran dan gerakannya. Tema ini  menunjukkan bahwa Muhammadiyah sungguh-sungguh merespon  permasalahan kontemporer yang sering dan senantiasa terjadi di negeri ini. 
Persyarikatan Muhammadiyah yang merupakan bahagian yang tidak terpisahkan dan tidak pernah alpa dalam pembangunan bangsa, terus menerus melakukan kajian dan perbaikan baik secara kultural maupun organisasional.
Para Muballigh Muhammadiyah adalah komunitas intelektual yang senantiasa  melakukan pencerahan terhadap umat sehingga dirinya sebagai Subyek Dakwah otomatis memerlukan ‘asupan gizi berupa materi-materi dakwah kontemporer. 
Secara khusus Diskusi Ini dimaksudkan untuk:
1.     Sebagai wadah untuk membina  para Muballigh Muhammadiyah agar tetap loyal dan militan terhadap perjuangan dakwah Islam dan amar makruf nahy mungkar
2.     Sebagai forum asupan “gizi” atau materi dakwah bagi para  Muballigh Muhammadiyah agar materi dakwah yang disampaikan tetap up todate baik secara substantif  maupun metodologis-teknis.
3.     Sebagai forum untuk membangun suasana dan atmosfir akademik bagi Civitas Akademik  Universitas Muhammadiyah Makassar
4.     Sebagai bentuk perhatian dan partisipasi Persyarikatan Muhammadiyah dalam mengelaborasi dan mencari solusi terhadap masalah-masalah keummatan dan kebangsaan  yang dewasa ini sangat menggelisahkan
5.     Sebagai ajang silaturrahim para Muballigh Muhammadiyah sekaligus forum curah-gagas pendapat untuk merumuskan   Manhaj  Dakwah Abad Ke-2  Muhammadiyah.
Mengingat betapa penting dan strategisnya tujuan dari kegiatan ini, serta komitmen PTM Maju Bersama Persyarikatan, maka kegiatan ini dilaksanakan oleh Majelis Tablig Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Majelis Tabligh PDM Kota Makassar, bekerjasama Universitas Muhammadiyah Makassar.